Me(di)manipulasi Senin Pagi

I hate(d) Mondays. Sudah sering kan mendengarnya? Hawa liburan akhir pekan membuat banyak orang ketagihan, termasuk saya heheheh….

Enam bulan lalu, Senin pagi tidak terlalu menjadi masalah untuk saya. Jadwal sering saya kosongkan di hari Senin. Kalaupun ada, saya agendakan setelah jam 10 pagi. Semuanya aman dan nyaman.

Nah, setelah 3 bulan ini saya bolak-balik Tangerang – Bogor minimal 3x/minggu, barulah saya merasakan (kembali) hiruk-pikuk Senin pagi. Jam 5 pagi saya sudah di jalan menuju Stasiun Tanah Abang. Jam 6 sudah di KRL menuju Bogor. Jam 7.30 sampai di Bogor. Lalu mengajar sampai dengan jam 2.30 sore (atau masih siang?). Paling cepat saya sampai lagi di rumah jam 7.30 malam. What a full day!

Entah kenapa, di hari lain, sekalipun berangkat sama paginya, di hari Senin saya lebih sering merasa cemas. Adaptasi kembali mungkin setelah santai di hari Sabtu dan Minggu?

Satu Senin di bulan November 2015 lalu, saya bahkan lupa membawa (satu-satunya) smartphone keluar rumah. Saya baru nyadar tuh Samsung Galaxy J5 masih ada di atas meja di kamar, hadeuh…

Ayah saya yang lebih khawatir plus panik. Saya sendiri? Awalnya sih bete juga, tapi…

Ternyata enak juga lho hampir 18 jam terbebas dari smartphone! Belakangan saya semakin ngeh… Hari Senin itu juga adalah ultah salah satu pria dari masa lalu saya, tsailah… Smartphone ketinggalan jadi punya alasan untuk enggak (sengaja) mengucapkan ‘met ultah’ to him hihihihi… Yup! Yang lalu biarlah berlalu #NeverLookBack

Senin pagi ini lain lagi ceritanya. Saya salah ketik transfer via internet banking : dari 50rb jadi 500rb! Ampun deh… Salah saya juga sih… Udah adzan Shubuh masih sibuk urusan transfer uang (baca : hutang) ke sana-sini wkwkwk… Ditegur deh sama Allah swt untuk buruan sholat dan berangkat 😅

Syukurnya, pihak penerima transfer itu rekan kerja yang udah kenal baik. Pagi ini juga dia mau transfer balik kelebihan uang itu. Thanks sooo much, Sis!

Moral of the story : Masih untung itu salah nominal ke rekening yang benar. Kenal pula secara personal. So, urusan transfer balik gampang diurus. Kebayang kan gimana repotnya kalau salah transfer ke rekening yang salah?

Tapi, Senin pagi juga membawa cerita manis, selezat cokelat. Memang sih enggak pagi sekali. Sekitar dua minggu lalu, Senin sebelum jam 12 siang, saya senang karena tulisan saya di Blogdetik.com menjadi blog pilihan (sekelas Headline seperti di Kompasiana). Alhamdulillah, lumayan 350 poin yang nantinya bisa ditukar dengan payung atau kaos 😆

Hari Senin juga, around 2 to 3 pm, saya dapet door prize, si Samsung yang untuk tulis artikel ini – tumben hahaha – di acara Kompasiana Nangkring bersama Maybank, Alhamdulillah. Malam sebelumnya saya memang mimpi naik mobil dan tuh mobil berjalan naik ke atas gedung dengan cara melewati eskalator! Ajaib bangeddh kan mimpi saya itu? Ternyata, itu pertanda baik, senangnya ☺

Senin pagi memang punya ceritanya sendiri. Dari yang bikin keki, frustasi, sampai lupa diri karena lagi happy hihihhi..

Enjoy every morning, including Monday morning. Be grateful that Al-Mighty ALLAH swt still gives us another day in this world to live for #LiveToTheFullest

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s