Ingin Rumah Impian Anda Menjadi Nyata? Yuk ke BTN Saja

1737508shutterstock-54212059780x390
Tahun 2017 ini, rumah impian Anda bisa menjadi kenyataan lho dengan KPR BTN! (Sumber Ilustrasi 1)

Pernah merasakan menjadi kontraktor? Bukan, ini bukan kontraktor yang berurusan dengan tender, proyek, dan sebagainya.  Tapi, ini ‘kontraktor’ yang menyewa dan menghuni dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lainnya itu lho. Mayoritas ‘kontraktor’ dari kategori ini adalah pasangan yang baru menikah atau keluarga muda dengan satu-dua anak balita.  Seringnya sih karena sudah (tak) betah di ‘Pondok Mertua Indah’, namun dana untuk membeli rumah belum bertambah, maka berpindah ke rumah kontrakan dipilih sebagai alternatif paling ‘ramah’.  Padahal?

Orang tua saya termasuk yang merasakan status ‘kontraktor’ selama 7 tahun awal pernikahan mereka.  Mulai dari mengontrak di daerah perumahan komplek di pinggiran kota, perkampungan di tengah kota, hingga permukiman di sekitar kawasan nelayan, pernah mereka singgahi.  Tidak hanya mereka berdua saja yang menjadi kontraktor, namun juga saya dan adik.  Jadilah kami berempat resmi menjadi ‘kontraktor’ saat masih tinggal di Kalimantan Timur, hiks.

Saya masih ingat betul, orang tua baru memiliki rumah (cicilan) sendiri saat saya baru masuk SD dan adik duduk di bangku TK.  Ibu sempat bercerita ketika saya sudah kuliah, suka-(lebih banyak)dukanya hidup sebagai ‘kontraktor.’ Sebut saja fasilitas yang ala kadarnya sedangkan tarif kontrak mahal, pemilik kontrakan yang mendadak menaikkan harga di tengah tahun (baca: teknik mengusir secara halus), sampai bolak-balik dipinjami uang maupun barang oleh keluarga pemilik kontrakan yang seringnya tidak dikembalikan.  Eh, ini bukan curcol  ya hehehe…..

“Mau bagaimana lagi? Kalau tidak diberi, nanti kamu (saya dan adik) dimusuhi anak-anak di sini.  Pindah kontrakan juga perlu waktu,” begitu ujar Ibu.  Pemilik kontrakan tersebut memang tuan tanah di daerah itu.  “Usahakan nanti waktu sudah menikah, bisa segera langsung punya rumah sendiri supaya aman dan nyaman untuk anak-anak kalian.  Cukup Bapak dan Ibu saja yang merasakan repotnya (menempati) rumah kontrakan,” tambahnya penuh harap.

btn-property-expo
Pameran properti dari Bank Tabungan Negara (BTN) ramai dikunjungi oleh para konsumen yang sedang mencari kredit rumah (Sumber Ilustrasi 2)

Syukur Alhamdulillah, ayah saya akhirnya mendapatkan tawaran kredit rumah dari kantor tempat beliau bekerja.  Maka kami berempat pun pindah ke Tangerang.  Di sana, kami menempati sebuah rumah sederhana bertipe 36 pada suatu komplek perumahan yang berjarak 15 menit dari jalan raya dengan berjalan kaki.

Meskipun saat pertama kali memasuki rumah itu, belum ada barang sama sekali – hanya koper baju dan kasur lipat yang ada – tapi seingat saya, orang tua saya tampak lebih bahagia setibanya di sana.  Sedikit demi sedikit, Bapak dan Ibu mengisi serta melengkapi rumah kami dengan perabotan rumah tangga.  Selama lima tahun berikutnya, saya mempunyai dua orang adik lagi sehingga suasana rumah bertambah semakin meriah.

Sebagai anak SD, saya dan ketiga orang adik juga lebih senang tinggal di komplek baru itu karena banyak tetangga yang memiliki buah hati seusia kami.  Selain tak kekurangan teman bermain, para tetangga baru itu juga ramah dan senang saling menolong.  Pasti itulah berkah memiliki rumah sendiri sekalipun luasnya tak seberapa.

Nah, menjelang kelulusan di kelas 6 SD, barulah saya tahu, rumah kami didanai dari kredit perumahan rakyat (KPR).  Ceritanya saya akan mengambil ijazah di SD bersama Bapak di suatu pagi pada hari kerja.  “Kita mampir ke bank sebentar ya Nduk (Gendhuk : panggilan khas untuk anak perempuan dalam bahasa Jawa).  Bapak mau bayar rumah dulu,” ungkap Bapak sesaat sebelum kami berangkat dari rumah dengan menaiki motor.  Saya pun mengiyakan.

2271515
BTN telah terpercaya dan berpengalaman dalam melayani nasabah di Indonesia sejak tahun 1963 (Sumber Ilustrasi 3)

20 menit kemudian, kami sampai di suatu kantor bank.  Petugas satpam membukakan pintu bank untuk kami dengan senyum tulusnya yang mengembang.  Sambil menunggu antrian teller, Bapak berbagi informasi mengenai bank yang sedang kami datangi.  “Ini namanya BTN (Bank Tabungan Negara).  Rumah kita dibeli dengan cicilan kredit per bulan dari bank ini,”ungkap Bapak sambil menunjukkan buku tabungan yang sedang digenggamnya.  Komentar polos saya sebagai murid SD setelah mendengar keterangan Bapak, “Mahal enggak cicilannya, Pak?”

Ayah saya tak bisa menyembunyikan senyum gelinya saat mengetahui respon saya.  “Wah, ini (jumlah cicilannya) benar-benar terjangkau.  Jangka waktunya juga lama.  Jadi Bapak masih bisa menabung untuk kuliahmu dan adik-adik kelak,” terang Bapak.  Ternyata waktu cicilan KPR BTN yang beliau pilih adalah selama 15 tahun.

Urusan rumah memang tak selalu mudah.  Namun, tak selamanya juga susah.  Belajar dari pengalaman menyenangkan orang tua saya yang memiliki rumah dengan mencicil KPR BTN, beberapa orang paman dan bibi saya juga memutuskan untuk memilih BTN sebagai bank penyedia KPR mereka.  Sekalipun begitu, sebelum menjatuhkan pilihan ke BTN, terlebih dahulu mereka melakukan survei terhadap bank penyedia KPR lainnya selain BTN.

Menurut orang tua saya, itulah (sedikit) bedanya para pencari KPR di zaman sebelum dan sesudah teknologi digital berkembang pesat.  Selain keluarga kami, mayoritas tetangga kami yang bekerja dari berbagai jenis perusahaan (swasta, BUMN, aparatur sipil negara) – termasuk para penghuni awal komplek – juga memiliki KPR dari BTN.  “Kantor kami yang memilih BTN sebagai mitra.  Sebagai staf, kami percaya kok, perusahaan pasti memilihkan bank yang terpercaya dalam urusan KPR,” tutur Bapak. Jawaban beliau itu terlontar ketika saya penasaran setiap kali melihat rumah tetangga di kanan-kiri kami kebanyakan memiliki plang no rumah dengan logo BTN tertera di atasnya.

ilustrasi-btn-properti
Sebelum memilih sebuah bank penyedia kredit rumah, calon pemilik rumah harus jeli dan teliti dalam mencermati setiap informasi yang tersedia dari bank (Sumber Ilustrasi 4)

Saat memasuki bangku kuliah dan merasakan dinamika menjemput nafkah, barulah saya mendapati langsung teman dan senior kuliah maupun di kantor yang berjuang (saking jungkir-baliknya) dalam memiliki rumah.  Sebut saja kerja lembur, punya side jobs atau bisnis sampingan, sampai berprofesi sebagai pengemudi transportasi online.  Nah, survei bank penyedia KPR selalu menjadi daftar pertama para pencari rumah (murah-meriah) tersebut! Apalagi sekarang zamannya informasi tinggal dicari dengan menggerakkan ujung jari hehehe…

Lagi-lagi, BTN keluar sebagai nama bank yang kerap saya dengar terpilih sebagai bank penyedia KPR bagi pemburu rumah yang saya kenal itu.  Pengakuan mereka bermacam-macam.  Ini mayoritas alasan mereka jatuh hati dengan KPR BTN, “Terbantu banget deh dengan adanya situs BTN Properti.  Tinggal di-browsing, (hampir) semua info properti bisa kita dapat.”  Sambung mereka lagi, “Hari gini, datang ke bank itu benar-benar makan waktu.  Kalau bisa via digital service untuk registrasi online, jelas sangat menghemat waktu tuh.”  Bisa terbayang kan, suasana macet saat hendak menuju bank, belum lagi proses antrinya, fiuuh!  Wajarlah ketika BTN konsisten menyediakan fasilitas dan semakin memprioritaskan layanan berbasis digital dalam mendorong pemenuhan program sejuta rumah di Indonesia.

Setelah saya menelusuri langsung website BTNproperti.co.id via smartphone maupun laptop, saya pun langsung salut dengan tampilan dan konten yang ada.  Mudah, lengkap, dan responsif adalah kesan positif saya terhadap BTNproperti.co.id.  Ditambah user-experiences yang oke plus kece dari keluarga dan juga kolega di sekitar saya, inilah rangkuman 3 poin keunggulan BTN bagi para nasabah yang saat ini sedang mencari KPR bagi rumah idaman mereka.  Selamat mencermati.

slide9
Calon pemilik rumah dapat leluasa mengakses situs BTNproperti.co.id selama 24 jam/7 hari sebelum memutuskan untuk memiliki rumah idaman (Sumber Ilustrasi 5)

 

Reputasi BTN yang telah lebih dari setengah abad berpengalaman

            Reputasi bank adalah hal pertama dan terutama  yang harus dipertimbangkan seseorang yang sedang mencari KPR.  BTN tahun ini genap berusia 54 tahun atau berdiri sejak tahun 1963.  Bahkan jika ditengok lebih jauh lagi, BTN telah berdiri sejak zaman Belanda dengan nama Postpaarbank di tahun 1897.  Malah sudah lebih dari 100 tahun ya?

Kredit rumah itu jelas memerlukan dana yang besar dan dibayar dalam jangka waktu yang lama.  Bisa lebih lama dari satu kali masa kepemimpinan seorang presiden pastinya tuh hehehehe…  Kalau sampai seorang membuka kredit rumah dari suatu bank atau institusi keuangan yang masih antah-berantah alias enggak jelas rekam jejaknya, wah itu sih mirip terjun bebas!  Meskipun (di awal) mereka menawarkan suku bunga dan cicilan yang (sangat) rendah, harap pastikan juga ya, segala kemungkinan di tengah masa pembayaran, tidak sampai terjadi masalah yang (tak) diinginkan.  Alhamdulillah, orang tua saya selama 15 tahun mencicil KPR dari BTN, semuanya lancar jaya hingga lunas.

13584072_1585663375065442_316791586_n
Di era serba digital kini, BTN pun tak ketinggalan untuk memprioritaskan layanan pengajuan KPR secara online demi kenyamanan dan kepraktisan nasabah (Sumber Ilustrasi 6)

Fasilitas teknologi dan akses informasi BTN yang lengkap selama 24 jam

Yup! Adanya BTNproperti.co.id sangat membantu para konsumen – baik yang sudah menjadi nasabah BTN maupun yang belum memiliki rekening BTN – dalam mendapat info valid dan konkrit seputar dunia properti.  Info apa yang sedang Anda cari saat ini mengenai properti? Silakan kunjungi BTNproperti.co.id untuk mendapatkan info komplit mulai dari Konsultasi KPR, Simulasi KPR, Tips Pengajuan KPR, Data Perumahan, dan masih banyak lagi info properti bermanfaat lainnya.  Dijamin informasinya terpercaya!

Lalu, bagaimana dengan para konsumen yang belum menjadi nasabah BTN? Tenang, BTNproperti.co.id juga menyediakan layanan Pengajuan Online dengan fitur Buka Rekening BTN Online.  Ohya, para calon nasabah pun bisa memilih untuk mengajukan kredit rumah pada KPR BTN Konvensional atau KPR BTN Syariah.  Mantap kan?

pameran-kpr-bank-btn
Selain fitur lengkap digital pada BTNproperti.co.id, nasabah BTN juga tetap dapat dilayani dengan sepenuh hati secara tatap muka pada setiap kantor cabang BTN (Sumber Ilustrasi 7)

Kantor cabang BTN yang mudah dijangkau para nasabah

            Selain reputasi oke, layanan digital yang optimal, ketersediaan kantor cabang BTN yang tersebar di banyak lokasi di seluruh Indonesia juga mutlak sangat membantu para nasabah.  Bagaimanapun juga, di era digital ini, keberadaan bangunan fisik tetap diperlukan, terutama untuk lembaga keuangan, khususnya bank.

Kantor cabang BTN tempat ayah saya membayarkan KPR terletak di lokasi strategis yang dekat dari beragam fasilitas publik seperti pasar, sekolah, perumahan, dan terminal.  Maka jadilah “sekali dayung, 2-3 pulau terlampaui” setiap kali beliau menuju BTN.  Cukup menaiki sebuah kendaraan dengan sekali jalan, Bapak mengantar kami ke sekolah, mengantar Ibu berbelanja ke pasar, lalu mengunjungi BTN untuk membayarkan cicilan KPR sebelum berangkat menuju kantornya.  Maklumlah, saat itu perkembangan financial technology (fintech) belum sepesat kini.

 

ilustrasi-rumah-dengan-fasilitas-kpr
Kepemilikan rumah jelas menjadi idaman setiap keluarga. Pastikan bank yang menyediakan kredit rumah Anda memang 100% dapat terpercaya dengan kualitas prima ya (Sumber Ilustrasi 8)

Pastinya memiliki rumah adalah idaman setiap keluarga.  Seringnya pasangan lebih memilih untuk memiliki rumah dahulu baru kendaraan.  Rumah tak lagi sekedar tempat hunian.  Namun sekaligus menjadi jenis investasi yang menguntungkan.  Setuju?

Kredit rumah saat ini bukan lagi hal yang (cukup) membingungkan dan merepotkan dengan adanya beragam layanan digital banking.  BTN merupakan salah satu pemain utama dalam dunia perbankan di Indonesia dalam penyediaan KPR.  Tunggu apalagi? Yuk daftar melalui BTNproperti.co.id, Insha Allah rumah idaman bisa segera menjadi kenyataan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s