Ibarat Kembang, Melek Teknologi Membuat Wanita Semakin Disayang

070940400_1438231390-hijab7

Wanita Indonesia masa kini idealnya harus semakin aktif dan kreatif di bidang teknologi informasi
(Sumber Ilustrasi 1)

Setiap tahun, harga barang semakin mahal.  Sayangnya, nilai uang malah semakin minimal.  Paling sederhananya bisa dilihat dari biaya pendidikan. 10 tahun lalu, uang masuk SD masih kalah dibandingkan dana masuk kuliah.  Sekarang? Sama besar, bahkan bisa lebih besar!  Sebagai wanita, urusan keuangan tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.  Pria memang kepala keluarga sekaligus pencari nafkah utama.  Namun, pengaturan keuangan keluarga pastinya berada dalam genggaman perempuan, apalagi untuk kegiatan belanja bulanan.

Saat zaman Ibu Kartini dulu, tentunya teknologi belum berkembang sepesat ini.  Jangankan komputer, gadget, dan smartphone, alat elektronik untuk menghitung sederhana seperti kalkulator pun belum ada.  Hitung-menghitung masih dilakukan secara manual dengan jari tangan dan sempoa. Meskipun begitu, jangan salah.  Selain pendidik, Kartini juga adalah seorang pebisnis wanita yang menjual kerajinan ukiran dari kayu yang sudah lama terkenal kualitasnya dari Jepara dan Rembang di Jawa Tengah.  Beliau mendirikan sebuah ”Bengkel Ukir Kayu” untuk para pemuda di Rembang yang hasil ukirannya kemudian dijual hingga ke Batavia.  Jikalau saat itu sudah ada media sosial, Kartini dapat memasarkan dan menjualnya hingga ke seluruh dunia.

Bagi wanita Indonesia di era modern ini, pesatnya kemajuan teknologi informasi (IT) jelas hal yang tak asing lagi.  Mulai dari media sosial, website, toko dalam jaringan (online shop), dan aplikasi (mobile apps) sudah menjadi bagian dari keseharian.  Inilah sejumlah (kecil) contohnya:

Ingin tahu kabar kawan lama (atau mantan, ahem!) dari tempat sekolah atau kuliah dulu, bisa dicek melaluii Facebook dan Twitter.  Bersiap belanja fashion untuk Idul Fitri nanti? Toko online seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan lain sebagainya serta Instagram dapat menjadi referensi.  Buru-buru menuju tempat kerja? Ada apps angkutan online yang tersedia untuk dihubungi 24 jam/7 hari yaitu Go-Jek, Grab, Uber, dan seterusnya.  Teknologi pastinya membuat hidup semakin mudah (dan juga indah), tak terkecuali untuk para perempuan di Indonesia yang terus aktif kiprahnya belakangan ini.

kartinidigitalheader2

Semangat emansipasi Kartini untuk memajukan kaum puteri juga meliputi kesetaraan di bidang teknologi, khususnya untuk peningkatan aktualisasi dan produktivitas diri (Sumber Ilustrasi 2)

 

Nah, kini pertanyaan kritisnya: “Apakah para wanita Indonesia sudah dapat mengoptimalkan manfaat kemajuan IT untuk kesejahteraannya?” Sederhananya, dengan ritme kegiatan yang tak lepas dari smartphone setiap harinya, para perempuan idealnya dapat menyadari posisi dirinya yaitu telah menjadi pelaku aktif atau masih sebatas pengguna pasif IT.

Sebagai seorang blogger paruh waktu sekaligus akademisi, saya pribadi sangat merasakan kentungan – baik secara material maupun non-material – dengan adanya website, toko online, dan mobile apps.  Banyak informasi bermanfaat yang dapat saya akses dari sejumlah website untuk penulisan artikel blog dan juga karya tulis ilmiah (paper) saya di kampus.

Tak dapat dipungkiri, informasi berharga dari website tersebut telah berperan penting dalam kemajuan karier saya.  Contoh nyatanya yaitu memenangkan berbagai kompetisi blog sejak tahun 2014 lalu.  Lalu, kumpulan e-book dan jurnal ilmiah sebagai bahan utama pengajaran kuliah setiap semesternya sejak tahun 2012 yang secara strategis membantu saya sehingga beberapa kali terpilih sebagai salah satu dosen favorit pilihan mahasiswa tingkat kampus, syukur Alhamdulillah.

10565147_811693532209966_2332780531979587229_n smaller.jpg

Sekalipun meliput perusahaan otomotif, kehadiran para blogger wanita juga tetap diperhitungkan dan dapat diandalkan kualitas artikel blognya
(Sumber Ilustrasi 3:  Dokumen Pribadi: Liputan Kompasianer di Honda – Cikarang)

Terbatasnya waktu antara mengajar dan menulis blog membuat saya tak lagi leluasa berbelanja seperti dahulu kala.  Solusinya apalagi kalau bukan toko online yang sangat menghemat waktu, biaya, dan tenaga yang serupa halnya dengan keberadaan angkutan online.

Setelah tepat tiga tahun – tepat di April 2017 ini – aktif sebagai blogger, selain dapat merasakan langsung manfaat nyata dengan adanya website, toko online, dan mobile apps, saya juga melihat banyak wanita Indonesia yang kualitas kehidupannya semakin membaik dan meningkat dengan mengoptimalkan penggunaan ketiganya.  Secara garis besar, ada tiga bidang kehidupan yang langsung dipengaruhi oleh kebangkitan wanita di bidang IT yaitu finansial, emosional, dan sosial.  Berikut ini adalah penjelasan dari ketiganya.  Selamat membaca dan mencermatinya satu per satu ya.

Finansial: Ketika Modal Bisnis Minimal, Hasil (Tetap) Bisa Maksimal

            Inilah peluang pesatnya perkembangan IT yang harus ditangkap oleh kaum wanita yaitu bisnis online, terutama dengan memanfaatkan fasilitas lapak di toko online dan internet marketing via media sosial.  Bagi wanita bekerja maupun ibu rumah tangga, penghasilan tambahan yang diperoleh setiap bulannya dari bisnis online ini tidak bisa dipandang sebelah mata.  Mau bukti nyatanya?

053431200_1462539842-Diajeng

Belanja hijab dan muslimah fashion lainnya saat ini semudah mengetikkan jari-jemari di laptop dengan bisnis online yang omzetnya jelas keren
(Sumber Ilustrasi 4)

Penelitian yang dilakukan oleh Fitriana Rahayu – seorang mahasiswi UNAIR Surabaya pada tahun 2012/2013 – mendapati bahwa wanita yang berbisnis online dengan cara promosi berupa mencantumkan deskripsi produk ataupun jasanya secara jelas di website atau toko online miliknya memperoleh keuntungan rata-rata di atas satu juta setiap bulannya.  Sedangkan bagi wanita yang toko online punyanya hanya asal-asalan menjelaskan kriteria produk dan jasanya, maka pendapatan yang diterimanya per bulan kurang dari satu juta rupiah.  Waduh, terlihat jelas sekali bedanya ya?

Sekalipun terlihat mudah, bagi para wanita Indonesia yang berminat maupun sudah menekuni bisnis online, keberadaan website yang up to date dan profesional pastinya dapat mendongkrak profit toko online Anda.  Baba Studio, sebagai spesialis Kursus Membuat Toko Online di Indonesia sejak tahun 2003, dapat menjadi rujukan andalan terpercaya untuk para perempuan pebisnis online mulai dari para pemula hingga yang nilai omzet bisnisnya sudah luar biasa nominalnya.  Yuk, segera bersama jadi siswanya!

Emosional: Berhenti Galau Tak Menentu, Waktu Terisi Lebih Bermutu

            Hayoo, mengaku saja.  Wanita itu (umumnya) lebih bawa perasaan alias baper daripada pria, setuju? Namun, untuk wanita yang aktif mengoptimalkan kemajuan IT, kegalauan mereka dapat disulap menjadi sumber penghasilan sekaligus ketenangan pikiran *pengalaman pribadi selama ini lho hehehe….

IMG_3620.JPG

Diana Rikasari, blogger fashion yang warna busananya secerah bunga, sempat frustasi saat website untuk label bisnis onlinenya yaitu “Up” tak kunjung terealisasi sesuai janji di awal hari
(Sumber Ilustrasi 5)

Contohnya adalah blogger fashion, Diana Rikasari, yang sempat mengalami bullying semasa sekolahnya dahulu karena penampilan yang nyentrik atau penuh warna dan (seringnya) tabrak lari.  Siapa sangka, kerisauan hati plus ekspresi gaya busananya yang unik dan menarik diungkapkan via blog pribadi miliknya, Hot Mint & Chocolate, kemudian sukses menjadi pelopor berdirinya label fashion miliknya, Up.

Diana – kini bermukim di Negara Coklat, Swiss, bersama suaminya – juga curhat di blog pribadinya lantaran website Up yang dijanjikan fotografernya tak kunjung jadi, bahkan molor hingga berbulan-bulan lamanya.  Andai pernah menimba ilmu di spesialis Kursus Website seperti Baba Studio, bisa jadi kesulitan tersebut bisa dihindarinya.  Waah, ilmu (khususnya tentang website) memang sangat membantu!

place (2).jpg

Bagi wanita yang ingin bertambah mahir dalam pembuatan website, toko online, dan internet marketing, para srikandi teknologi dari Baba Studio siap membantu dengan materi bermutu
(Sumber Ilustrasi 6)

Sosial: Semakin Lancar Mobile Applikasinya, Bertambah Pula Rekan Nyatanya

            Baik media sosial maupun website resmi kini berlomba-lomba menghadirkan fitur mobile apps agar penggunanya dapat terus terkoneksi.  Untuk pemilik bisnis dan toko online, keberadaan mobile apps tersebut mutlak menjadikan pemasaran produk mereka via internet (internet marketing) lebih luas, bahkan hingga ke mancanegara.  Sejak aktif di IG setahun lalu, artikel di blog saya semakin banyak dibaca.

355 smaller.jpg

Smartphone kelas premium keluaran terbaru pun tak luput dari sentuhan tangan dingin blogger wanita dalam mempopulerkan sejumlah fitur tercanggihnya yang tersedia
(Sumber Ilustrasi 7: Dokumen Pribadi – Liputan Kompasianer “Unboxing Samsung S7 & S7 Edge” – Jakarta)

Tentu saja, internet marketing tidak melulu via media sosial.  Banyak jalan menuju Roma.  Begitu pula banyak cara untuk berpromosi di dunia maya.  Salah satunya yang paling banyak dilakukan calon konsumen yaitu Googling dengan kata kunci tertentu (specific key words).  Di Baba Studio, pada kelas Kursus Internet Marketing para siswa diajarkan cara melakukan promosi online hingga penjualan berlipat ganda hingga 40x lipat!  Sangat layak untuk dicoba kan, ladies?  Wanita Indonesia masa kini pastinya tak hanya indah dipandang mata layaknya bunga.  Semoga, juga semakin harum dan berkembang prestasinya dengan optimalisasi fasilitas teknologi informasi untuk kesejahteraan keluarga dan kemajuan bangsa.

 

Advertisements
This entry was published on April 30, 2017 at 4:20 am. It’s filed under Blog Competition, Economics, Edukasi, Media, Online Shopping, Pendidikan, Perlindungan Konsumen, Technology and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: