Kebaikan yang Tersamarkan

Kadang (apa seringnya) mata manusia itu terbatas. Padahal apa yang terlihat nyata belum tentu seperti itu adanya.

Bisa jadi, karena itu pula, ada istilah ‘pencitraan’. Asli atau palsu itu urusan belakangan.  Yang penting, persepsi orang banyak harus diraih dulu.

Mungkin karena itu jugalah, banyak orang mati-matian menghindar dari yang namanya ‘kegagalan’. Nobody wants to be labelled as loser.

Tapi, bukankah kita belajar lebih banyak dari kesulitan dibandingkan kemudahan? Setuju banget waktu baca kutipan kece ini :

“Bersyukurlah saat keinginan kita dikabulkan oleh Allah swt. Namun, berbahagialah saat Allah swt tidak atau belum mengabulkannya. Itu karena pilihan manusia pasti baik sedangkan pilihan Allah swt adalah yang terbaik.” Perfect point!

 

Advertisements
This entry was published on May 21, 2017 at 9:19 am and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: