Luruskan Niat, Yakinkah Hidup Selamat?

B3GyJ9iCIAAjE6u
Menikah dan bekerjalah karena DIA Yang Maha Kuasa, Allah swt 😀
(Ilustrasi 1)

Bagi kaum muslimin, niat adalah hal paling mendasar dari amalan apapun.  Bahkan Rasulullah saw pernah mengingatkan saat kaum muslim dari Mekkah hendak berhijrah bahwa para pehijrah (Kaum Muhajirin) akan mendapatkan pahala sesuai niat awal hijrahnya. Sejatinya, hijrah itu hanya karena Allah swt.  Namun, kenyataannya?

Di bulan Ramadan 1438 H ini, saya (kembali) disadarkan dengan wajibnya meluruskan niat, baik dalam hal profesional maupun personal, ahem! Hehehe… Mengutip bahasa simpelnya 1 of my most favorite role model ever, Om Steve Jobs, sang empunya Apple: “Always be a missionary, not a mercenary.” #meaningfullife

Nah, jadilah saya flash back perjalanan hidup selama Ramadan ini.  Eh, benar juga ternyata! Waktu kita menanam padi, rumput pasti ikut.  Tapi, waktu rumput dibiarkan, mana mungkin padi ikut tumbuh? *tanya kenapa

Nah, ini juga yang membuka mata saya lagi tentang meluruskan niat.  Ada yang punya akun Yahoo? Resmi mulai hari ini, Yahoo sudah wassalam alias game over setelah terlalu lama menjadi mercenary dan bukannya missionary seperti halnya Facebook dan Google yang terus berkembang hingga saat ini. Selama ini Yahoo keukeuh fokus menambang duit, sedangkan para pesaing Yahoo lainnya punya misi “untuk mengubah dunia yang ada”.  See the main difference?

dc567edb7c42e43bb74d898d45015bdc
Saat niatnya sudah lurus, tindakan pun akan semakin terpacu terus karena hati yang tulus (Ilustrasi 2)

Intinya sih, dari kasus kejatuhan Yahoo itu, saya tambah ngeh: “Money is the best servant, but the worst boss.” Silakan baca kronologi tamatnya kisah – bukan kasih – Yahoo di tautan ini (versi Indonesia) atau  yang suka dan jago English, monggo klik di sini 😀

Eh, tapi lurusnya niat ajah tidak cukup lho.  Pernah dengar cerita Robin Hood dari negerinya Prince William of Wales (a.k.a. my former future husband!Hahaha…#wishfulthinking) Duke of Cambridge dari Britania Raya? Dia menolong orang miskin di daerah Nottingham Inggris dengan cara mencuri dari para bangsawan kaya-raya yang  gila harta.  But, is it okay for helping others by stealing?

Saya tidak dalam kapasitas menghakimi Robin Hood.  Bicara hakim, saya jadi otomatis teringat drama Korea favorit  “I Can Hear Your Voice“. Hakim di negaranya Song Triplet (Daehan, Minguk, & Manse) dan Ahjuhssi Song Ilkook itu ternyata ada juga yang humanis sekaligus humoris.  Sumpah, kocak banget tuh Pak Hakim! Hehehe…

Drama “I Can Hear Your Voice” itu juga buat saya semakin memahami, niat yang lurus saja enggak akan cukup tanpa disertai dengan tindakan yang tepat dan cermat. Ilustrasinya gini kali ya: Berniat naik haji atau umroh itu jelas mulia, banget.  Tapi, kalau dana naik haji atau umrohnya diperoleh dengan cara korupsi, gimana coba? Tidakkah niat mulia pada awalnya itu jadi ternoda? Ada pendapat lainnya?

13739391_176391869444462_281763612_n.jpg
Hidup hanya sekali maka niatkanlah semata untuk mencari ridha Ilahi Rabbi
(Ilustrasi 3)

Next, soal pernikahan, suit swit!Hahaha… (Berniat) Menikah itu pastinya sangat amat luar biasa mulianya.  Setuju kan? Pertanyaannya, dengan niat yang mulia dahsyatnya itu, haruskah ditempuh dengan pacaran atau teman tapi mesra? Boleh ditanya lagi ke para ustadz dan ustadzah serta hati nurani masing-masing 🙂 #selfreminder

Selain cara menuju pernikahannya yang syar’i (no dating), saya juga belum lama ini ‘ditampar’ dengan fakta dan realita – istilah itu serupa tapi tak sama – niat menikahnya itu juga memang harus lurus ternyata.  Kalau menikah semata (lebih) karena gengsi, apalagi materi, tapi minim rasa di hati, duh! Saya, jujur?…..masih punya perasaan 😉

Ada yang pernah bilang ke saya: “Kecukupan materi itu selalu bisa dicari.  Tapi, kecocokan pribadi itu tidak sembarangan ditemui di setiap pemilik hati.”  Ketika hati sudah bicara, logika bisa ditata.  Tapi saat hanya sebatas logika, ada rasa yang (pada akhirnya) akan menderita.  InsyaAllah, ini (bukan) curcol atau curhat colongan hehehe….

Yup! Baik menikah maupun mencari nafkah, niatnya tentu hanya untuk mencari ridha dan berkah Allah swt (lillahita’ala).  Luruskan niat pun selanjutnya dilengkapi dengan aksi yang serasi dengan tulusnya hati.  No drama or conspiracy, please.  Hasil akhirnya? Janji Allah swt itu selalu pasti sesuai dengan persangkaan hati setiap pribadi (^_^) #alwayskhusnudzon #PygmalionMind #luruskanniatsempurnakanikhtiar

bd7fb62620d22cda83c9ef15ce14aa74
InsyaAllah, semuanya pasti jadi semakin indah dengan pertolongan Allah swt (Ilustrasi 4)

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s