Pentingnya Sertifikasi, Bukti Kompetensi yang Bergengsi

Screenshot-2017-9-23 DUMET School ( dumetschool) • Instagram photos and videos.png

Sertifikasi lebih dari sekedar gengsi namun sejatinya adalah bukti resmi kompetensi diri
(Gambar 1. Akun IG @dumetschool)

Jika ingin segala urusan lancar, percayakan prosesnya kepada ahlinya.”  Nasihat tempo doeloe (namun sangat bijak) dari para orang tua itu memang selalu relevan.  Bayangkan Anda naik pesawat yang dikemudikan oleh seseorang yang tidak tersertifikasi (resmi) sebagai pilot?

Jangankan pesawat, naik mobil di darat saja pengemudinya wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).  Seseorang yang telah memiliki SIM berarti telah tersertifikasi resmi dari institusi Polisi Lalu Lintas (Polantas) RI sebagai supir untuk kendaraan bermotor di jalan raya.

halalmui-lisensi-lsp-lppom-mui.jpg
Gambar 2. Institusi yang telah tersertifikasi resmi seperti LPPOM-MUI di atas memberikan jaminan kredibilitas profesional bagi kinerjanya yaitu sertifikasi profesi pertama di Indonesia pada bidang halal
(Website Resmi MUI)

          Satu waktu, saat masih menjadi mahasiswi, saya dan teman kuliah menyewa angkutan umum untuk praktek lapang di kebun teh.  Saat itu, belum marak transportasi online seperti ini yang mewajibkan pengemudinya memiliki SIM.  Kami kira si supir angkot  pasti memiliki SIM.

          Ternyata? Sepanjang perjalanan menuju kebun teh di Puncak, si supir angkot selalu ketakutan tiap kali melihat polisi.  Menyetirnya jadi grogi sehingga membahayakan penumpangnya.  Jadilah teman saya yang memiliki SIM yang akhirnya menggantikannya, hadeuh!

Sejak itulah, saya semakin sadar tentang pentingnya sertifikasi.  Mungkin (masih) ada yang menganggap sertifikasi hanyalah selembar kertas.  Namun, selembar kertas itu jualah yang membuat dokter, pengacara, akuntan, web designer, dan profesi lainnya dipercayai keahliannya.

slide2.jpg
Gambar 3. Di Indonesia, Badan Nasional Sertifikasi Profesi/BNSP berwenang memberikan sertifikasi resmi profesi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional/SKKNI
(Website Resmi Lembaga Sertifikasi Profesi Geomatika)

Di dunia pendidikan, sertifikasi dan akreditasi menjadi prioritas utama seseorang saat memilih sekolah, kampus, bahkan tempat kursus.  Industri kerja pun pastinya mengutamakan tenaga kerja yang telah tersertifikasi resmi.  Berikut ini penjelasan infografis pentingnya sertifikasi.

230917 Infograph1 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 4. Berikut ini penjelasan dari infografik tentang pentingnya memiliki serttifikasi resmi

Sertifikasi, Menguntungkan Karyawan Sekaligus Perusahaan

Di Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja telah mengeluarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).  Hal ini agar setiap profesi terstandarisasi dan tersertifikasi kompetensinya.  Hingga tahun 2016, ada 2.3 juta tenaga kerja Indonesia yang tersertifikasi.

Apalagi sejak tahun 2015 lalu, Indonesia telah bergabung dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA/ASEAN Economic Community).  Jadi karyawan maupun perusahaan sama-sama harus telah terstandarisasi dan tersertifikasi  sehingga mampu bersaing secara global.

230917 Infograph6 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 5. Peningkatan karir dan jumlah gaji adalah 2 hal paling signifikan dari manfaat yang diterima staf yang telah tersertifikasi resmi

Bagi karyawan, sertifikasi memberinya banyak keuntungan, selain kenaikan gaji dan promosi tentunya.  Untuk profesi karyawan lepas (freelancer), terutama di bidang IT, seperti web progammer dan graphic designer, sertifikasi membuat skill mereka semakin diakui para klien.

Perusahaan pun turut kecipratan berkah sertifikasi.  Satu waktu, kampus saya akan mengadakan kursus digital marketing untuk membina pelaku UMKM di sekitar kampus.  Pilihan kerjasama pun jatuh kepada lembaga kursus komputer yang tersertifikasi dan bereputasi resmi.

230917 Infograph5 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 6. Perusahaan yang sudah tersertifikasi resmi akan meningkatkan kepercayaan para klien dan membuka peluang bisnis lebih terbuka lebar

Jenis-jenis Sertifikasi, dari Profesi Hingga Institusi

          Secara garis besar kegunaannya, jenis sertifikasi dibagi menjadi 3 (tiga).  Pertama, sertifikasi profesi yaitu sertifikasi yang wajib dimiliki satu profesi untuk dapat berpraktek resmi sesuai izin pemerintah.  Contohnya, profesi dokter, pilot, pengacara, notaris, dan sebagainya.

Kedua, sertifikasi spesialisasi yaitu sertifikasi untuk keahlian khusus di satu bidang tertentu.  Misalnya, sertifikasi Brevet Pajak A, B, dan C untuk akuntan, SAP (Collaborative Business Software) untuk staf IT dan manajemen, ISO untuk tim Quality Control, dan lainnya.

230917 Infograph2 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 7. Secara umum, ada 3 jenis sertifikasi resmi yaitu Profesi, Spesialisasi, dan Institusi

Ketiga, sertifikasi institusi yaitu sertifikasi yang dikeluarkan oleh sebuah lembaga resmi yang menyatakan penerimanya telah lulus uji kemampuan tertentu.  Contohnya, sertifikasi TOEFL dan IELTS dari lembaga Bahasa Inggris, SIM A dan C dari Polri, dan lain sebagainya.

Sertifikasi profesi dan sertifikasi spesialisasi harus dimulai dari pendidikan S1 (Sarjana Hukum untuk menjadi pengacara atau notaris) serta berkaitan erat dengan profesi tertentu misal sertifikasi Brevet Pajak untuk akuntan.  Sertifikasi institusi umumnya lebih terbuka untuk umum.

 Cara Pasti Memperoleh Sertifikasi Resmi

Kata sertifikasi identik dengan ‘selembar kertas.’  Padahal, sejatinya sertifikasi adalah rangkaian proses panjang dari mulai pendidikan, pelatihan, hingga pengesahan.  Wajarlah tak semua orang berhasil melewati proses seleksi dan standarisasi hingga akhirnya bisa tersertifikasi.

Maka itulah, sebelum memutuskan untuk memperoleh sertifikasi profesi maupun usaha, sebagai karyawan ataupun perusahaan, pastikan terlebih dahulu untuk mendapat informasi terpercaya.  Lembaga sertifikasi resmi ada yang berasal dari pemerintah dan juga pihak swasta.

230917 Infograph3 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 8. Lembaga sertifikasi resmi di Indonesia ada yang berasal dari pihak pemerintah dan sektor swasta

Untuk sertifikasi resmi profesi, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) milik pemerintah dapat menjadi pilihan utama.  Selain BNSP, asosiasi resmi ikatan profesi seperti Persatuan Insinyur Indonesia (PII) juga bisa dituju bagi yang ingin tersertifikasi sebagai insinyur profesional.

Lalu, untuk sertifikasi resmi usaha,  perusahaan bisnis dapat menghubungi institusi negara yaitu Badan Standardisasi Nasional (BSN).  Di luar BSN, ada instansi swasta untuk sertifikasi resmi usaha yaitu Sucofindo sebagai perusahaan inspeksi pertama di Indonesia sejak tahun 1956.

Screenshot-2017-9-23 SUCOFINDO Layanan Sertifikasi
Gambar 9. Sucofindo adalah salah satu lembaga sertifikasi resmi yang berasal dari institusi swasta atau non-pemerintah di Indonesia
(Website Resmi Sucofindo)

Memang kita sering mendengar tentang sertifikasi palsu.  Biasanya pihak lembaga sertifikasi (abal-abal) tersebut meminta sejumlah besar uang kepada calon konsumen tanpa proses uji kompetensi.  Di atas kertas, terlihat resmi namun secara etika profesional, hal itu ilegal.

Percayalah, pada akhirnya, sertifikasi bodong tersebut akan merugikan pemberi maupun penerimanya.  Dikutip dari berbagai referensi, selain pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, etika profesionalisme menjadi komponen utama dalam sertifikasi atau dikenal sebagai ‘kode etik.’

230917 Infograph4 DUMET Kenapa Sertifikasi Itu Penting Dimiliki.jpg
Gambar 10. Etika profesionalisme ternyata menjadi indikator utama dalam prosedur penilaian sertifikasi resmi

So, inilah 3 (tiga) hal yang patut kita perhatikan sebelum mantap menjalani proses sertifikasi.  Satu, luruskan niat agar sertifikasi yang diperoleh nanti membawa berkah dunia akhirat.  Jika tidak, segala cara akan ditempuh, termasuk jalan pintas yang tercela.  Gawat tuh!

Dua, sesuaikan dengan kebutuhan, terutama prospek masa depan.  Hampir semua sertifikasi yang (bermutu) resmi itu biayanya besar dan memakan waktu lama prosesnya.  Kalau hanya sekedar untuk gengsi-gengsian, wah pikirkan kembali untuk mengambil sertifikasi ya?

Tiga, cermati dan teliti status serta reputasi lembaga pemberi sertifikasi.  Jangan sampai tergiur iming-iming biaya murah dan prosedur mudah lho.  Kredibilitas personal dan profesional Anda jelas jadi taruhannya jika ketahuan bahwa lembaga sertifikasi tersebut ternyata bermasalah.

2016-02-22_13.38_.01_BSN_Komitmen_Fasilitasi_dan_Mendampingi_UMKM_Kabarselebes_.com_
Gambar 11.  Selain sertifikasi profesi, ada pula sertifikasi usaha yang prosedur resminya di Indonesia ditangani oleh Badan Standardisasi Nasional/BSN
(Website Resmi BSN)

Bagaimana, masih juga ragu tentang pentingnya sertifikasi untuk profesi dan bisnis Anda?  Kalau ya, Anda bisa mengonfirmasinya ke pihak yang sebelumnya telah memperoleh sertifikasi resmi dari lembaga tersebut.  Pengakuan mereka akan membuat wawasan Anda semakin terbuka.

Baik individu atau perusahaan pastinya akan memberikan testimoni jujur sesuai pengalaman mereka.  Lembaga sertifikasinya pun, tak terkecuali DUMET School yang terpercaya, akan menyampaikan testimoni alumni mereka selama menjalani proses sertifikasi dengan terbuka.

Screenshot-2017-9-23 DUMET School Berlokasi Di Jakarta dan Depok.png
Gambar 12. DUMET School, lembaga kursus terpercaya bagi Anda yang menginginkan sertifikasi resmi di bidang IT (Akun IG @dumetschool)

 Tunggu apalagi?  Yuk, segera daftarkan diri Anda untuk sertifikasi profesi maupun usaha sekarang juga.  Memang investasi awal (biaya, waktu, dan tenaga) untuk sertifikasi itu  luar biasa besar.  Tapi, yakinlah hasilnya akan sepadan dengan usaha dan doa Anda.  Selamat tersertifikasi!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s